Ketum Korpri Ajak ASN Desain Masa Depan Saat Pensiun

Pangkalpinang – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sejahtera. Inilah tekad Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) yang terus didorong-dorong tanpa kenal lelah oleh Ketua Umum-nya Prof. Zudan Arif Fakrulloh.

Zudan ingin mengajak anggota Korps Pegawai Republik Indonesia ini mulai mendesain masa depan sebelum masa pensiun. Ajakan ini Zudan tujukan terutama kepada para ASN milenial agar menyiapkan pensiun sejak mulai masuk menjadi ASN. 

Gayung pun bersambut, ide Prof. Zudan yang juga Dirjen  Dukcapil Kemendagri ini ditanggapi positif oleh PT Taspen (Persero) yang langsung menyediakan scheme untuk itu. 

Zudan yang mengaku akan pensiun dalam 15 tahun lagi sebagai Guru Besar Hukum Administrasi Negara dan Sosiologi Hukum, dan 10 tahun lagi sebagai Dirjen Dukcapil.

“Dengan potongan premi Taspen yang sekarang, saya hanya akan terima tunjangan hari tua sebesar Rp75 juta saja. Saya diskusi dengan PT Taspen saya ingin saat pensiun bisa mendapat Rp1 miliar. Ternyata bisa,” tutur Zudan saat Gala Dinner Pornas Korpri XV di Gale-gale Ballrom, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Senin (11/11/2019) malam.

Caranya, Zudan menabung dengan merelakan tunjangan kinerjanya dipotong sedemikian rupa agar selama 15 tahun dirinya mendapat tunjangan hari tua Rp 1,2 miliar. “Ini kalau hal yang sama didorong pada ASN yang baru dipotong 10 persen dari take home pay, maka ASN yang bersangkutan akan menerima Rp700 juta hingga 1 miliar selama masa menabung 30 tahun,” katanya menjelaskan.

Komisaris independen PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) ini menyatakan, Bank Mantap siap menggelar pelatihan wirausaha gratis bagi ASN lima tahun sebelum pensiun. 

“Selain pelatihan gratis, kalau perlu modal kerja Bank Mantap bisa memberikan kredit untuk modal kerja. Kalau punya produk jualan, pihak bank siap memasarkan. Sehingga ASN memiliki penghasilan yang cukup setelah pensiun,” ujarnya lebih jelas lagi.

Sebaliknya, masih kata Zudan, kalau mengikuti pola standar yang berlaku sekarang, ASN hanya akan mendapatkan tunjangan hari tua sekira Rp50 juta sampai Rp70 juta dengan masa kerja 25-30 tahun. Dukcapil***https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/314/ketum-korpri-ajak-asn-desain-masa-depan-saat-pensiun