Serahkan Panji Tribrata, Tito Tinggalkan Jejak Keberhasilan pada Kapolri Baru

Depok – Mantan Kapolri Jenderal (Purn. Pol.) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian PhD. menyerahkan panji Tribrata Polri kepada Kapolri Jenderal Idham Azis. Dalam kesempatan ini, Tito juga menitipkan tugas-tugas yang belum selesai kepada Idham.

Pada pukul 07.50 WIB, Tito Karnavian bersama Idham Azis melakukan serah terima panji Tribrata Polri. Terlihat bendera panji Tribrata Polri diserahkan oleh Tito kepada Idham.

Menurut Tito yang kini menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), tantangan yang dihadapi Polri cukup berat, yaitu menjadi salah satu pengemban utama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat sebagaimana digariskan dalam UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI. 

Polri sebagai lembaga vertikal terbesar kedua setelah TNI dengan personil berjumlah 446 ribu anggota aktif, juga bertugas sebagai pemelihara Kamtimmas, penegak hukum sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. 

“Tugas menjadi Kapolri menjadi tidak mudah di tengah dinamika situasi politik, keamanan, sosial, ekonomi budaya dan lainnya dalam gerak dinamika kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” kata Tito di lapangan Mako Brimob, Cimanggis, Depok, Rabu (6/11/2019).

Selain membeberkan tantangan, Tito juga memaparkan beragam keberhasilan selama lebih kurang 3 tahun 3 bulan atau 1.167 hari bertugas sebagai Kapolri mulai 13 Juli 2016 dam 22 Oktober 2019. 

“Kalau kita memutar balik kembali waktu 3 tahun 3 bulan dalam catatan saya pribadi cukup banyak tantangan yang signifikan di samping tantangan regular seperti Pilkada Jakarta 2017 yang cukup panjang dan cukup melelahkan,” kata Tito.

Saat dirinya menjabat, Polri juga mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah Sidang Umum Interpol ke-85 November 2016 di Bali yang mendapat catatan khusus interpol karena memecahkan rekor kehadiran kepala kepolisian dari 163 negara di seluruh dunia.

“Pengamanan pilkada serentak di 101 wilayah tahun 2017, kemudian di tahun 2018 pilkada serentak digelar 171 wilayah serta disambung rangkaian Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif berlangsung hampir 10 bulan. Terjadi polarisasi di masyarakat serta tensi politik yang cukup panas, namun alhamdulillah bisa diatasi,” kata Tito.

Berbagai event internasional juga sukses digelar dan berlangsung aman dan kondusif. “Sebut saja Asian Games ke-18 dihadiri oleh lebih 42 negara. Kemudian Asian Paragames, serta IMF World Bank Annual Meeting 2018 yang dihadiri oleh 30 ribu financial figure dari seluruh dunia, ini juga berlangsung dengan baik,” ujar Tito.

Polri juga sukses menghadapi aksi terorisme. “Kita masih ingat di sebelah kanan Mako tahanan Brimob ini terjadi insiden, dan saya mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI Bapak Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala BIN Bapak Budi Gunawan yang turun langsung mengendalikan peristiwa tersebut saat saya sedang bertugas ke Yordania,” ungkap Mendagri Tito.

Di podium kehormatan hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakapolri Komjen Ari Dono, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof Zudan Arif Fakrulloh, dan pejabat lainnya.

“Pagi ini kita bisa laksanakan prosesi tradisi di Polri yaitu serah panji-panji tribrata Polri, upacara ini simbol beralihnya estafet kepemimpinan,” kata Idham saat memberi sambutan di hadapan personel TNI dan Polri.

Idham berjanji akan mewakafkan dirinya untuk memimpin Polri dan melanjutkan program Kapolri sebelumnya. Dia juga mengatakan akan bersama TNI mengawal NKRI.

“Amanah ini tanggung jawab dan saya akan wakafkan diri saya selama 14 bulan ke depan untuk beri yang terbaik pada institusi Polri. Saya akan lanjutkan seluruh program yang dicanangkan Pak Kapolri sebelumnya dan saya mantapkan soliditas TNI Polri sebagai bagian pilar NKRI yang telah mengkristal untuk mengawal NKRI ini,” ucapnya.

Idham juga meminta doa restu dan bantuan seluruh pihak yang dalam menjalankan kepemimpinan. Dia juga mengucapkan selamat kepada Tito sebagai Mendagri.

“Saya mohon doa restu pada hadirin sekalian semoga amanah ini bisa saya emban dengan baik. Saya sadar betul tanpa bantuan bapak ibu tidak mungkin polisi bisa jalan sendiri, kepada pak Mendagri kami ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru, Institusi Polri akan backup bapak seluruhnya, akan beri pengamanan bapak di manapun berada,” sebutnya.

Sementara itu, mantan Kapolri sekaligus Mendagri Tito mengucapkan selamat kepada Idham. Dia juga mengingatkan tugas sebagai Kapolri tidak akan mudah.

“Saya juga ucapkan selamat bertugas pada rekan saya Kapolri Jenderal Idham Azis, penugasan ini amanah dari Allah yang disampaikan melalui Pak Presiden. Tantangan tugas ke depan saya yakin sudah dinilai cukup berat,” ucapnya.

Tito tak lupa mengingatkan Idham soal Pilkada 2020 di 170 daerah, PON di Papua dan potensi gangguan Kamtibmas di tengah dinamika bermasyarakat. Dia juga menyerahkan tugas-tugas yang belum selesai kepada Idham.

“Banyak tugas diselesaikan, namun banyak juga kerjaan yang belum selesai di masa saya, karena itu saya percaya Kapolri baru dapat selesaikan tugas-tugas yang belum selesai,” kata Tito tuntas. Dukcapil***https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/299/serahkan-panji-tribrata-tito-tinggalkan-jejak-keberhasilan-pada-kapolri-baru